Slide Title 2

Morbi quis tellus eu turpis lacinia pharetra non eget lectus. Vestibulum ante ipsum primis in faucibus orci luctus et ultrices posuere cubilia Curae; Donec.

Slide Title 3

In ornare lacus sit amet est aliquet ac tincidunt tellus semper. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Selasa, 01 April 2014

Post Call Notification

Nomor pelanggan di Indonesia umumnya dibedakan atas dua yaitu prepaid dan postpaid. Prepaid merupakan nomor yang dapat digunakan ketika kita melakukan pengisian pulsa terlebih dahulu, sedang kan untuk nomor postpaid biaya dikenakan pada waktu tertentu sesuai akumulasi dari penggunaan kita dalam waktu tertentu.

Post call Notification merupakan salah satu fitur berupa informasi tenatang panggilan telepon yang dikirimkan dalam pesan sesaat kita melakukan pemutusan panggilan. Jadi setelah nomor pemanggil selesai melakukan panggilan maka operator akan memberikan informasi dalam bentuk message misalnya yang berisi informasi lama panggilan, sisa pulsa , masa aktif dan lainnya. Dan perlu diingat fitur ini hanya bisa dilakukan untuk nomor prepaid karena informasi yang terkait yang dibutuhkan secara real time hanya terdapat pada nomor prepaid saja.   

Kali ini saya ingin coba menjelaskan proses panggilan telepon dari tahap awal hingga munculnya post call notification:


Gambar diatas merupakan flow proses secara umum dengan penjelasan sebagai berikut:

1. Seorang pelanggan prepaid Indonesia yang terdaftar di Home PLMN dengan MSISDN: 081257499xxx yang kemudian disebut sebagai CLI (Calling Party Number) melakukan panggilan ke seseorang yang berada di Indonesia jua dengan MSISDN 081389000xxx atau bisa juga nomor tersebut sebagai OCdPN(Originating Called Party Number).

2. Kemudian secara standard laporan HLR O-OSSS  dihasilkan dalam bentuk operasi INAP IDP yang ditrigger dari MSC ke SCP dengan menggunakan parameter-parameter sebagai berikut:
- Service key=<unique value>
-CLI =<MSISDN>
-CdPN=<SAN>
-OCdPN=<called>

Note: O-OSSS (Originating OSSS flag) merupakan sebuah flag yang menandakan adanya panggilan pada OSSS

3. Pada penerima IDP , ACS akan me-load CSS Service Library dan Call Plan yang sesuai dengan parameter didalam IDP

Note: SCP( Service Contol Point) merupakan perangkat IN(intelligent Network) yang berfungsi menghandle layanan voice. ACS merupakan salah satu aplikasi service pada SCP untuk melakukan load , sedangkan CCS merupakan aplikasi pada SCP khusus untuk nomor prepaid .

4. SCP mengirimkan Reservation Request ke BE dengan cara mengirimkan CLI dan nomor tujuan  tersebut yang bertujuan untuk keperluaan rating ( pentarifan).  Sebuah Panggilan akan dikenakan tarif dengan memperhatikan CLI-DN, Product Type, Time of Day, Day of Week dan special promo jika ada. Kemudian ketika BE telah berhasil melakukan Reservasi terebut maka BE akan memberikan informasi ke SCP kembali.

5. SCP mengirmkan operasi INAP CONTINUE. Request BCSM dikirmkan dengan membawa informasi dari nilai durasi panggilan secara teori disesuaikan dengan avalaible balance( Pulsa yang tersedia).

6a. Nomor Tujuan menjawab panggilan dan terbentuklah Jalur physical untuk voice dari Nomor pemanggil langsung ke nomor tujuan dan kemudian kedua nomor bisa saling berkomunikasi. Jika Nomor pemanggil akan kehabisan pulsa saat panggilan sedang berlangsung maka SCP akan memberikan warning tone sebelum pemutusan sambungan secara total dilakukan oleh SCP.

6b. Jika Nomor Panggilan melakukan called ke spesifik nomor IVR(Interactive Voice Response) Service sebagai contoh melakukan isi ulang kartu , maka SCP akan memberikan respond ke SRF dengan operasi INAP PA(Play Announcement)  dan/atau PACUI(Prompt and Collect) ke beberapa alamat SRF (Specialised Resource Function)berdasarkan operasi INAP CONTINUE tentuya.

7. Ketka panggilan telah berakhir baik pemutusan yang dilakukan dari kedua nomor tersebut maupun pemutusan paksa dari SCP akibat pulsa pemanggil telah habis,maka SCP melakukan debit terhadap BE account dan sisa pulsa akan dihilangkan reservasinya.

8. Pada akhir panggilan , sebuah Post Call Notification dikirimkan ke nomor pemanggil melalui SMSc  IP Interface yang berisi informasi lama panggilan, sisa pulsa,dan  masa aktif. Kini SCP memiliki fitur dalam menyimpan teks contentnya sehingga hanya perlu pemetaan PPID dari sisi ES (perangkat billing/amdocs) terhadap kontent message yang akan dikirimkan ke pelanggan via SMSc. PPID tersebut berisi informasi berupa lama panggilan, sisa pulsa , pulsa yang terpakai dan masa aktif. 

0 komentar:

Posting Komentar